Hari-hari ini media kita dan media luar negeri sedang gencar-gencarnya menyoroti masalah kandungan senyawa kimia "berbahaya" tertentu di dalam produk-produk susu cina. Melihat korban yang banyak berjatuhan - data sampai 22 September 2008 menunjukkan lebih dari 53,000 bayi mengalami sakit, dan lebih dari 12,800 harus masuk rumah sakit, 4 di antaranya dilaporkan meninggal dunia - membuat banyak negara kalang kabut dan menyetop impor produk susu dari cina.
Usut punya usut ternyata biang keroknya adalah kecurangan produsen susu cina yang menambahkan melamin ke dalam produknya dengan maksud untuk meningkatkan kadar proteinnya apabila produknya nanti diuji laboratorium. Tentu tak lain dengan maksud ingin mengeruk untung yang besar dan berlipat.
Ternyata efeknya tidak hanya produk susu cina yang terkena. Jepang baru-baru ini menguji seluruh produk susu impor dari negara-negara lain untuk mengecek ada atau tidaknya melamin di produknya, termasuk produk susu asal Indonesia.
Indonesia pun tak kalah gencarnya "melindungi" konsumennya dengan menarik produk-produk susu asal cina dan mengujinya, dan ternyata memang dari data terbaru ada yang mengandung melamin.
Tapi sebenarnya melamin itu apa sih (awas jangan sampai tertukar dengan melanin - zat warna alami pada kulit atau rambut kita)? apakah memang sangat berbahaya sehingga kita dibuat kalang kabut?
Melamin adalah basa organik dan sebuah trimer dari cyanamide, dengan 1,3,5-triazine skeleton. Seperti cyanamide, melamin mengandung 66% nitrogen (diukur sebagai bobot) dan jika digabung dengan resin, memiliki sifat tahan api karena gas nitrogen yang dihasilkannya ketika zat ini dibakar. Seyawa ini juga banyak diaplikasikan di dunia industri.
Melamin yang digunakan pada dunia industri dibuat dari kombinasinya dengan formaldehyde yang akan menghasilkan resin melamine, suatu plastik yang sangat tahan panas, dan busa melamin, sebagai produk polimer pembersih. Jadi BUKAN untuk zat tambahan pada makanan. Dan karenanya berbahaya jika sampai dikonsumsi.
Melamin sendiri dalam jumlah yang kecil bersifat non toksik, namun reaksinya dengan asam cyanuric, sangat berbahaya bagi ginjal karena membentuk melamine cyanurate yang tidak larut sehingga sulit dimetabolisme dalam tubuh.
Melamin dapat membuat iritasi bila terhisap dan bila kontak dengan mata atau kulit. Melamin juga dapat mengakibatkan kerusakan pada reproduksi, kandung kemih, dan batu ginjal. Juga dapat menyebabkan kanker.
Karenanya adalah tepat jika kita mengkaji ulang pemakaian susu formula! Gunakan ASI (air susu ibu) untuk menghindari hal-hal seperti ini. Selain alami, ASI juga murah meriah bukan!
Perlu diperhatikan juga jika kita memakai wadah makanan kita dari plastik (salah satu aplikasi resin melamin). Karena pada tingkatan ppm (bagian per sejuta, resin mengandung melamine dilaporkan dapat bermigrasi ke dalam makanan atau minuman kita.
JADI SEKALI LAGI, GUNAKAN PRODUK YANG ALAMI DEMI MASA DEPAN ANAK-ANAK KITA!
Sunday, September 28, 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)












0 comments:
Post a Comment