Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Monday, June 01, 2009

Hati-hati, Melemahnya Pengaruh Orang Tua Mengubah Kebiasaan Makan Anak Yang Tidak Sehat!

Siapa bilang kebiasaan makan sehat anak mengikuti kebiasaan makan sehat orang tuanya? - seperti kepercayaan yang selama ini diyakini banyak orang bahwa kebiasaan anak dalam mengkonsumsi makanan sehat dimulai dari rumah dan ikut ditentukan oleh kebiasaan makan sehat kedua orang tuanya. Setidaknya hasil studi yang ditunjukkan oleh para peneliti di Johns Hopkins Bloomber of Public Health, Amerika Serikat yang dipublikasikan pada bulan Mei 2009 menunjukkan bahwa hubungan antara keduanya sangatlah lemah.

Penelitian ini melibatkan 1061 orang ayah, 1230 orang ibu, 1370 anak laki-laki dan 1322 anak perempuan di Amerika Serikat. Usia orang tua yang disurvei berkisar 20 sampai 65 tahun sedangkan usia anak berkisar 2 sampai 18 tahun.

Menurut para peneliti ini, faktor yang lebih berpengaruh terhadap kebiasaan makan anak adalah pengaruh dari lingkungan seperti kebiasaan makan teman sebaya baik di sekolah maupun di lingkungan rumah, tayangan televisi, dan ketersediaan makanan yang ada di sekitarnya.

Penelitian ini juga memberikan implikasi penting bagi kesehatan masyarakat. Lemahnya hubungan antara perilaku makan orang tua dan kebiasaan makan anak menyebabkan pengaruh orang tua terhadap peningkatan kualitas makan anak menjadi sangat terbatas. Dengan kata lain jika orang tua menginginkan adanya perubahan perilaku makan anak menjadi lebih sehat, tidak bisa hanya ditunjukkan dari kebiasaan orang tua mengkonsumsi makanan. Dan hal ini bisa menyebabkan masalah kesehatan yang cukup serius di masyarakat.

Para peneliti ini juga menduga bahwa dari waktu ke waktu, hubungan ini akan semakin lemah. Jadi mulai dari sekarang, berhati-hatilah agar jangan sampai pengaruh buruk lingkungan membuat anak kita tumbuh menjadi anak yang tidak sehat.

Sumber: http://www.sciencedirect.com/

0 comments: